Make your own free website on Tripod.com

PROFIL LABORATORIUM DASAR BERSAMA

UNIVERSITAS AIRLANGGA

(VISI DAN MISI SERTA PERENCANAAN STRATEGIS)  

I. NAMA-ALAMAT-KEDUDUKAN
 
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
LABORATORIUM DASAR BERSAMA
Kampus-B Universitas Airlangga
Jl.Dharmawangsa dalam - Surabaya 60286
Telp.031 5321641
 
Laboratorium Dasar Bersama (LDB UNAIR) dibentuk Rektor Universitas Airlangga pada awalnya (1987) untuk menampung peralatan laboratorium canggih yang dibutuhkan banyak fihak di Universitas Airlangga sehingga pemanfaatannya dapat terpusat-efisien-efektif. Peralatan sebagian besar diperoleh dari berbagai bantuan pemerintah dan non pemerintah. Laboratorium berada langsang dibawah Rektor dan untuk pengelolaan ditetapkan SK- Rektor tentang Tim Pengelola LDB.
 
II. PERSONALIA (Sesuai SK Rektor tertanggal 24 Maret 1997, Nomor 2263/JO3/TU/1997)
K e t u a : Dr. Mulja Hadi Santosa, Apt.
Wakil ketua : Dr. H. Noor Ifansyah, Apt.
Sekretaris : Dr. H. Achmad Syahrani, Apt., MS.
Bendahara I : Drs. Sugeng Wiyono, Apt.
Bendahara II : Dra. Aniek Setiya Budi, Apt.
Administrasi : Dra. Toeti Aryanti, Apt.
Pengelola Ir. Edy Nusantoro
Warih Kukilandono
Supriyanto
 
Kelompok Tenaga Ahli :
1. Dr. Gunawan Indrayanto, Apt FF
2. Dr. H. Amirudin Prawita, Apt FF
3. Dr. H. Muhammad Mulja, Apt FF
4. Dr. Widji Suratri, Apt. FF
5. Dr. Harsono Notopuro, dr. FK
6. Dr. Edy Bagus Wasito, dr. FK
7. Dr. Bambang Irawan FMIPA
8. Dr. Ruslan Effendy, drg., MS FKG
 
Tim Pengelola Instrumen :
1. Drs. Moegihardjo, Apt FF
2. Drs. Bambang Widjaja, Apt., MS FF
3. Drs. Mudji Harsini, M.Si FF
4. Dra. Asri Darmawati, Apt., MS FF
5. Drs. Djoko Agus Purwanto, Apt., MS 6. Drs. Soedjarwo, Apt., MS FF
7. Drs. Faidhur Rochman, MS FMIPA
8. Drs. Robby Sondakh, Apt, MS FF
9. Dra. Ni Nyoman Tri P. FMIPA
10. Drs. Ali Rohman FMIPA
11. Drs, Muzakki FMIPA
12. dr. Edhi Rianto, MS FK
13. Drh. Garry Corres de F, MS, MSc.
14. Drs. H. Achmad Fuad Hafid,

15. Drs. Muljadi Tanjung, MS FMIPA

 

III. VISI DAN MISI SERTA PERENCANAAN STRATEGI/PROGRAM

 

LDB dibentuk dengan misi mengelola instrumen laboratorium canggih yang dibutuhkan banyak fihak di Universitas Airlangga sehingga pemanfaatannya menjadi terpusat-efektif -efisien meliputi bidang-bidang sesuai dengan darma perguruan tinggi.

 

Lebih jelasnya lihat Bagan Visi, Misi serta Perencanaan Strategi terlampir.

 

1. Bidang pendidikan :

Membantu program kurikulum pendidikan seluruh UNAIR dalam bentuk kuliah singkat metoda dan instrumetasi, demonstrasi operasional instrumen serta praktikum dengan instrumen.

Membantu pelaksanaan kurikulum pendidikan seluruh UNAIR dalam bentuk bantuan kepada mahasiswa (S-1, S-2 dan S-3) yang menyelesaikan tugas akhir ( skripsi, tesis dan disertasi ).

Menyediaan fasilitas dan kemampuan ilmiah untuk berbagai jenis kegiatan pendidikan yang lain seperti seminar/lokakarya/pendidikan-berkelanjutan untuk sarjana / profesi yang terkait dengan keilmuan yang ada di UNAIR.

Bekerja sama di bidang pendidikan dengan berbagai fihak di luar UNAIR sebagai perluasan fungsi pendidikan di dalam UNAIR untuk pengabdian pada masyarakat.

 

2. Bidang penelitian :

Menyediakan fasilitas, tempat kerja dan kemampuan ilmiah untuk membantu para peneliti di lingkungan dalam UNAIR.

Melakukan penelitian dalam kerangka peningkatan kemampuan operator instrumen untuk berbagai jenis pengembangan aplikasi yang bermanfaat.

Melakukan penelitian dalam kerangka tujuan/sasaran obyek tertentu yang terkait dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat, termasuk yang multi-inter disipliner.

 

3. Bidang pengabdian pada masyarakat

Membantu fihak luar UNAIR ( perguruan tinggi, lembaga penelitian dan industri ) dalam bidang analisis laboratorium baik untuk pendidikan maupun penelitian.

Mengadakan seminar/lokakarya terbuka untuk umum dengan maksud untuk publikasi/promosi kemampuan UNAIR sehingga dapat bermanfaat pada masyarakat umumnya.

Menawarkan secara aktif kontinu kemampuan LDB kepada fihak luar UNAIR sehingga operasional instrumen optimal dan bermanfaat untuk masyarakat.

 

4. Bidang kerjasama :

Mengadakan dan membina kerjasama dengan perusahaan perwakilan instrumen sehingga perawatan dan perbaikan instrumen dapat terjamin.

Mengadakan dan membina kerjasama fungsi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian lain di luar UNAIR dalam kerangka pendidikan/ penelitian/operasional-instrumen sehingga kemampuan serta operasional instrumen optimal.

Mengadakan kerjasama dengan fihak pengguna kemampuan seperti industri sehingga diperoleh keuntungan untuk menjamin perawatan instrumen dan peningkatan sarana dan fasilitas.

Mengadakan dan membina dengan institut atau lembaga di luar negeri sehingga diperoleh keuntungan bantuan konsultasi/peralatan/buku dll. bagi peningkatan kemampuan dan operasional instrumen.

 

IV. SARANA DAN KELENGKAPAN INSTRUMEN

 

IV.1. Gedung :

LDB-UNAIR sampai akhir 1995 masih menempati lantai dasar gedung ex.FMIPA (sekarang Gedung Program Pascasarjana UNAIR) sayap utara seluas 40 X 12 m ( ruang/lab efektip ) dan terhitung mulai 1996 ditambah dengan lantai-2 dan lantai-3 masing seluas 40 X 15 m ( ruang/lab efektip ). Gambar denah ruang dan nama ruang serta pembagian/pemakaian ruangan tiap lantai lihat lampiran.

 

IV.2. Peralatan :

Daftar peralatan sesuai nama generik ada di halaman selanjutnya. Jenis alat dengan nama merk dan spesifikasinya sert aplikasinya dapat dilihat pada lampiran.

Terhitung efektip mulai April tahun 1996 ada tambahan peralatan baru dari dana BANPRES, yaitu HPLC, FT-IR dan X-ray difraksi.

 

IV.2.1. Daftar peralatan yang ada di LDB dapat disusun menurut nama generik ( bukan merknya ) dan keberadaannya di ruang yang ada di LDB (lihat table 1). Hal ini memudahkan pengecekan keberadaannya dan kondisinya. Dalam daftar hanya ditulis peralatan yang bukan peralatan sederhana dan umum ada di laboratorium, misal alat gelas, lemari asam. Catatan dalam daftar yang menyebutkan kondisi peralatan berlaku pada saat tertentu saja, karena mungkin yang rusak sudah diperbaiki atau sudah dibelikan kelengkapannya sehingga alata tersebut sudah dapat dimanfaatkan kembali. Demikian juga, jika saat ini alat dapat dioperasionalkan, mungkin saja besoknya sudah tidak dapat lagi karena ada kerusakan dll.

Tabel 1

Daftar Instrumen LDB UNAIR

No Nama Instrumen Kondisi Ruang Banyaknya ; merk
  CW-NMR 60 MHz. Spectrometer baik 1T1 1 buah ; Jeol
  FT-NMR 90 MHz (2.138 T) Spectrometer baik 1T1 1 buah ; Hitachi
  High Performance Liqiud Chromatograph

- Detector UV-VIS-D

- Detector RID

- Detector FD

baik 2T1 1 buah ; Perkin Elmer

2 buah ; Shimadzu

  Thin Layer Chromato Scanner (TLC-densitometer) baik 2T1 1 buah ; Shimadzu,
  UV 254 - 365 Lamp for TLC-spot Viewer baik 2T1 1 buah ; Shimadzu
  Total Organic Carbon Analyzer baik 2B3 1 buah ; Shimadzu
  Karl Fisher Moisture Meter rusak 2T1 1 buah ; Kyoto Electr.
  Invert Microscope (+ Photograph) baik 2T1 1 buah ; Olympus
  Electrophoresis baik 2T1 1 buah ; Kayagaki
  Amino Acids Analyzer baik 1T3 1 buah ; Shimadzu
  Ultra centrifuge rusak 1T3 1 buah ; Hitachi
  Micro centrifuge for Cell Washing baik 2T1 1 buah ; Hitachi
  Digital Polarimeter baik 2T1 1 buah ; Horiba
  Density Gradient Pump baik 2B1 1 buah ; Shimadzu
  Gas Chromatograph ( FID-TCD ) baik 2B3 1 buah GL Science
  Gas Chromatograph Mass Spectrometer

- Sistem Ionisasi EI

- Sistem ionisasi CI/FAB

baik

rusak

1T5 1 buah ; Jeol
  Freeze Dryer baik 2T4 2 buah ; Mitamura
  Nitrogen (protein) Analyzer (Otomatic Kyeldall) rusak 1B1 1 buah ; Mitamura
  Water bath baik 2B1 1 buah ; Memmert
  Thermal Circulating Bath baik 2B1 1 buah ; Shimadzu
  Shaker ( Resiprocal ) Water Bath. baik 2B1 1 buah
  Ultra Sonic Washer baik 2T1 1 buah ; Sakura

1 buah ; Branson

  Heater mantell ( for 6 round bottom flask ) baik 2B1 1 buah ; Electrotermal
  Oven ( Air Incubator up to 375C ) baik 2B1 1 buah
  Aspirator ( electric water jet vacum pump ) baik 2B1 1 buah ; Eyela
  Thermal Analyzer

- DTA -Low Temp.

- DTA - High Temp.

- TGA

- TMA

baik

baik

baik

baik

1B2 1 buah ; Shimadzu
  pH Meter ( digital display ) baik 2T1 1 buah ; Horiba
  Autograph (Material Tension-Compression-meter) baik 1B2 1 buah ; Shimadzu
  Plane Grating Spectrograph rusak 1B3 1 buah ; Shimadzu
  Dissolution Tester (6 Station+otomatic Sampler) baik 2T5 1 buah ; Hanson
  CW - Infra Red Spectrophotometer baik 1B4 1 buah ; Shimadzu
  FT - Infra Red Spectrophotometer baik 1B4 1 buah ; Perkin Elmer
  UV-VIS-NIR Spectrophotometer (190-2500 nm) baik 1B4 1 buah ; Jasco
  Fluorescence Spectrophotometer (220-800 nm) baik 1B4 1 buah ; Shimadzu
  Electronic Moisture Balance baik 2T1 1 buah
  Elemental ( C - H - N ) Analyzer tidak lengkap 3B3 1 buah ; Perkin Elmer
  Atomic Absorbsion Spectrophotometer rusak 3B3 1 buah ; Nippon Jarell
  Mercury Spectrometer rusak 3B3 1 buah

 

IV.2.1 Kemampuan operasional/aplikasi peralatan

(Pengelompokan peralatan menurut jenis aplikasi)

1. Elusidasi struktur senyawa kimia organik :

1.1. UV-VIS-NIR Spektrofotometer

1.2. FT-IR

1.3. Mass spectrometer ( EI: electron impact ionization )

untuk CI-MS dan FAB-MS belum siap operasional )

1.4. NMR Spectrometer : H1 , C13 , serta Cosy

( termasuk berbagai jenis spektra khusus )

1.5. Elemental Analyzer ( CHN-Analyzer )

1.6. Digital polarimeter

 

2. Analisis kromatografi instrumental :

2.1. TLC-Scanner ( Photometric Quantitative TLC )

2.2. HPLC ( UV-VIS , RID , FD )

2.3. Elektroforesis ( + Densitometer dengan filter )

2.4. GC ( FID dan TCD )

2.5. TOC ( Total organic compound )

 

3. Analisis protein / asam amino :

3.1. Amino Acid Analyzer

3.2. Total Nitrogen Analyzer ( Otomatic Kyeldall )

 

4. Analisis material

4.1. Thermal Analyzer : DTA , TGA , TMA

4.2. Autograph

4.3. PGA : Plane Grating Analyzer

4.4. Electronic moisture balance

4.5. Karl Fisher Moisture Meter

4.6. X-Ray diffraksi

 

5. Analisis logam berat

5.1. Atomic Absorption Spectrometer

5.2. Mercury Spectrometer

 

6. Teknik separasi

6.1. Ultracentrifuge ( cold )

6.2. Micro centrifuge for cell washing

V. CONTOH TEMA PEKERJAAN/PENELITIAN YANG DAPAT DIKERJAKAN DI LDB

 

1. Penentuan struktur zat kandungan tanaman obat (terisolasi/tunggal)

2. Standarisasi bahan dan produk farmasi/fitofarmasi.

3. Penentuan kadar obat di dalam darah dan module

4. Pemeriksaan spektra IR bahan obat sesuai Farmakope.

5. Analisis asam amino bahan/produk makanan/pakan ternak/biologis.

6. Analisis komponen minyak atsiri

7. Uji disolusi bahan/produk obat.

8. Penentuan kadar air bahan/produk

9. Kualitas bahan/produk gigi tiruan / penampal gigi.

10.Analisis bahan/produk dispersi solida.

11.Penentuan " Total Organic Carbon " air minum / limbah

12.Kekuatan bahan keramik,kawat,beton dll.

13.Pembuatan foto mikroskop kristal, jaringan organisme.

14.Penentuan kadar gula secara polarimetri

15.Pembuatan spektra NIR ( near infra merah ) bahan obat.

16.Pemeriksaan aflatoksin dalam bahan pakan ternak.

17.Pengeringan sari air / larutan enzim dengan freezdryer.

 

VI. DANA OPERASIONAL

 

Ada beberapa dana yang diterima LDB sejak 1988 sampai 1997 untuk pengelolaan, yaitu :

 

1. Rektor :

- perawatan gedung

- pengadaan/perawatan perabotan dan alat tulis kantor

- pengadaan AC dan perawatan AC rutin

- perbaikan peralatan dengan dana besar

- perbaikan pompa air dll.

2. Penarikan jasa (biaya) dari konsumen / pengguna LDB :

- perawatan-perbaikan kecil & akut instrumen.

- perawatan-perbaikan kecil & akut fasilitas.

- honorarium jasa operator instrumen

- insentif tim pengelola

- pembelian bahan kimia

- pembelian keperluan rumah tangga/kebersihan di LDB, baik untuk minuman

dan jamuan tamu dll.

 

3. Seminar/Workshop/Penelitian Kerjasama :

- pengadaan alat / spare part instrumen

- pembelian bahan kimia

 

4. Bantuan Presiden (Banpres)

- pengadaan instrumen baru

 

VII. PENGGUNA FASILILITAS

 

Pengguna fasilitas LDB pada prinsipnya dapat dibagi 3 golongan :

- Mahasiswa ( S-1, S-2 dan S-3 )

- Staf pengajar / peneliti

- Staf ahli industri

 

Pengguna analisis datang menghubungi LDB langsung dengan membawa surat atau lewat surat permohonan yang mnghendaki jawaban ( luar kota ) ataupun lewat telepon. Umumnya dilakukan diskusi masalah kemungkinan dapatnya LDB membantu serta beberapa kesepakatan tentang metoda dan hasil serta biayanya.

 

Jenis penggunaan fasilitas LDB oleh para pengguna dapat dibagi menjadi beberapa golongan :

Pengguna hanya menyerahkan zat/bahan untuk pelaksanaan analisis diserahkan sepenuhnya pada para operator LDB.

Pengguna datang membawa zat/bahan untuk dilakukan pelaksanaan analisis di LDB dan pada saat dikerjakannya analisis pengguna diperkenankan melihat, menyertai dan membantu seperlunya sehingga hasil dapat optimal sesuai yang dikehendaki pengguna.

Pengguna datang membawa zat/bahan untuk dilakukan analisis sendiri namun didampingi oleh para operator / teknisi instrumen dikarenakan operasioanl instrumen memerlukan ketrampilan dan keakhlian khusus.

Penggguna datang membawa zat/bahan untuk dilakukan analisis sendiri karena secara operasional dapat dilakukan dan harus dilakukan sendiri oleh mahasiswa (S-1, S-2, S-3 )

Pengguna yang hanya sebagai tamu umumnya dapat dilayani dengan penjelasan pada instrumen baik tidak dioperasionalkan atau di demonstrasikan operasionalnya. Pengguna analisis dapat berasal dari dalam atau luar Unair. Dari luar Unair dapat dari perguruan tinggi, lembaga penelitian atau industri.